Konspirasi Rahasia di Balik Musik Underground
Posted by Blog Gilang pada 18 Juni 2010
Begitulah fakta lapangan membuat kami
tersadarkan betapa Zionisme sudah sangat menyusup ke pemikiran generasi
muda Indonesia. Melalui kultur Underground kita dapat melihat ada begitu
banyak generasi muda Islam makin terjauhkan dari pemahaman mereka
tentang Islam bahkan cenderung mengkritisi.
Musik Underground… mendengar kalimat ini
tentunya membuat banyak orang jadi mengidentikannya dengan dunia musik
hingar bingar yang asing untuk telinga awam. Mulai dentuman distorsi
yang ingin memecahkan telinga hingga pemikiran-pemikiran idealis para
penghuni jagad raya dunia musik anti kemapanan ini.
Di Indonesia sendiri, musik Underground
bukanlah barang baru. Musik Punk, Skinhead, Metal dengan berbagai macam
alirannya dari Grindcore hingga Brutal Death bahkan Hip-hop dan Pop
kultur sendiri sudah mewabah seperti kacang goreng. Di negeri mayoritas
muslim ini, gaya hidup para musisi Underground tidak sedikit yang
memperlakukan idealis mereka tersebut lebih tinggi dari keyakinan
Islamnya, bahkan cenderung malah mengkritisi Islam.
Lalu darimanakah musik Underground ini
bermula? Menjawab pertanyaan ini bukanlah hal yang mudah, karena
Underground sendiri adalah kontra kultur yang hadir sebagai perlawanan
terhadap kebosanan hidup dan kemapanan yang hipokrit.
Setidaknya begitulah kata mereka para penghuni jagad Underground ini.
Underground lahir dari ragam yang berbeda dengan latar belakang berbeda.
Namun pada akhirnya ada sesuatu yang menarik belakangan ini kami
dapatkan dari penelitian kami.
Gambar tangan di poster ini bukan
tidak bermakna, tapi ini adalah salah satu simbol penggambaran SATANIC
(pengikut SETAN) yang menjadi salah satu ritual masyarakat Zionisme,
berikut buktinya :
Kode-kode tangan bertanduk yang
sering di gunakan anak muda pecinta musik ternyata secara tidak sadar
sudah membawa banyak generasi islam kepada kesesatan. Dan bahkan ini
sudah menjadi budaya yang mewabah hingga ke dunia musik komersial.
Padahal tangan ini adalah simbol loyalitas bagi para pengikut agama
Qabbalah yang menjadi keyakinan Zionisme dan bertuhankan SATAN. Hampir
semua pengikut Satanic pasti menggunakan cara ini untuk membuktikan
siapa mereka.
Orang-orang besar dunia bahkan tidak sedikit yang sudah menjadi anggota dari jaringan SATANIC ini.
Simbol tangan setan ini adalah salah satu kode dari jaringan Zionisme yaitu Illuminati. Dan kini mereka sudah banyak memprovokasi anak muda Islam di indonesia dengan musik musik Underground.
Seorang musisi legendaris underground
menceritakan pada redaksi bahwasanya memang di Indonesia telah terjadi
penyusupan Zionisme melalui musik Underground. Salah satu tokoh Yahudi
yang di kirim ke Indonesia bernama Jeremia Walah yang memang mengemban
misi merusak mental, jati diri dan perilaku anak muda Indonesia dengan
budaya barat (Yahudi-Zionis) melalui musik musik anti kemapanan dan
merusak pemikiran dengan ide-ide dari syair-syair musik tersebut.
Jadi jangan aneh, bukan hanya di
Indonesia generasi Islam di rusak oleh konspirasi penyusupan ini, bahkan
di negeri Islam seperti Arab Saudi pun sudah banyak generasi Islam
tidak sadar telah mengkonsumsi budaya Zionisme secara taklid dan
terjebak pada sebuah kebodohan yang sangat parah. Contoh, lihat saja
gambar muslim dan muslimah di bawah. Krisis identitas inilah yang
sebenarnya menjadi cita-cita Zionis Yahudi untuk menjalankan agenda
mereka menguasai dunia.
Lihatlah betapa generasi Islam makin
begitu mudah dibodohi dan larut dalam euforia budaya Zionis dan secara
tidak sadar telah mengikuti gaya hidup Zion.
Di negara negara Arab sendiri tidak
sedikit kalangan anak muda yang mengklaim Islam namun tetap terbawa arus
Satanic. Dalam hal ini, sungguh invasi seni Islam harus di perluas dan
dikordinir agar rapi. “Kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan
kebaikan yang tidak terorganisir”, inilah pesan Ali bin Abi Thalib ra.
Karena itulah wahai pemuda Islam, dunia seni adalah dunia yang rentan
penyusupan, dan para musisi Zionisme sendiri telah melakukan agenda
besar untuk menghancurkan generasi Islam melalui seni dengan membuat
perkumpulan-perkumpulan musisi pro Zionis dan menyebarkan doktrin anti
Islam melalui musik musik yang mereka buat dan sebarkan.
Perhatikanlah gambar musisi metal Underground di bawah yang memegang bendera israel ini…
Sedangkan gambar di bawah ini adalah
salah satu poster dari sebuah acara Underground di Eropa yang diadakan
oleh komunitas musisi pro Zionisme, mereka menamakan komunitas mereka
ZION ROCK CLUB.
Dalam hal ini, sudah waktunya kita semua
melihat bahwa Underground merupakan salah satu medan dakwah yang harus
ditembus oleh para pemuda Islam. Sebuah perang pemikiran berlangsung
keras disana. Sebuah agenda besar untuk merusak generasi Islam sebelum
mereka memang hendak menghancurkan peradaban Islam secara total.
Harus ada strategi pendekatan yang dibangun secara rapi dan matang untuk
masuk ke dunia underground ini. Karena sesungguhnya Zionisme telah
menculik begitu banyak sanak saudara kita, mereka telah mengambil bahkan
membunuh pikiran saudara-saudara kita dan merubahnya menjadi pemikiran
pemikiran yang menguntungkan agenda besar Zionisme yang tertuang di ke
24 PROTOKOL ZIONISME.
Sungguh kawan-kawan, dibalik pertempuran
kita melawan konspirasi barat yang tak henti-hentinya menyerang Islam
melalui liberalisme, aliran sesat, demokrasi barat, Underground bukan
tidak mungkin akan menjadi salah satu senjata Zionis paling ampuh untuk
menyerang Islam kelak suatu ketika para pemuda Islam yang tidak tahu apa
apa terlanjur tertipu dengan iming-iming kebebasan semu dari tatanan
semu bernama Underground ini…
Bukan tidak mungkin suatu saat Zionisme
akan memperalat anak-anak muda di Underground untuk diadu domba dengan
gerakan Islam. Dan akhirnya menjebak umat Islam dalam perpecahan
berkepanjangan.
Kita tidak boleh tinggal diam…
“Selain itu, kita juga menggunakan seni
untuk mengarahkan masyarakat dan individu-individu dengan teori-teori
dan pernyataan yang dimanipulasi secara licik, dengan
peraturan-peraturan kehidupan secara umum dan bentuk lainnya yang tidak
lazim, yang semuanya tidak di pahami oleh masyarakat goyyim…” Petikan
Bab 5 ayat ke 4 dari ke24 Protokol Zionisme.
Al-qur’an —>
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak
akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah:
“Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan
sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan
datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong
bagimu.” (Qs. al-Baqarah (2) : 120)
Al-Kitab —>
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap
orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata
kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa
yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang
menyala-nyala.” (Matius 5:22)
“PEMBELA ISLAM DAN BAGINDA RASULULLAH SAW”. SALAM JIHAD.
Sumber: www.facebook.com, Catatan Frananda Al Farubi, dengan beberapa perubahan

Aufa berkata
gilang07 berkata
RIRI berkata
anti fitnah berkata
terkutuk berkata